Rabu, 10 November 2010

Makanan Khas Korea

1. KIMCHI

Kimchi adalah makanan tradisional Korea, salah satu jenis asinan sayur hasil fermentasi yang diberi bumbu pedas. Setelah digarami dan dicuci, sayuran dicampur dengan bumbu yang dibuat dari udang krill, kecap ikan, bawang putih, jahe dan bubuk cabai merah.

Sayuran yang paling umum dibuat kimchi adalah sawi putih dan lobak. Di zaman dulu, kimchi diucapkan sebagai chim-chae (Hangul: 침채; Hanja: 沈菜) yang berarti "sayuran yang direndam."

Di Korea, kimchi selalu dihidangkan di waktu makan sebagai salah satu jenis banchan yang paling umum. Kimchi juga digunakan sebagai bumbu sewaktu memasak sup kimchi (kimchi jjigae), nasi goreng kimchi (kimchi bokkeumbap), dan berbagai masakan lain.
Kimchi dibuat dari berbagai jenis sayuran sehingga mengandung kadar serat makanan yang tinggi, namun rendah kalori. Sebagian besar kimchi dibuat dari sayuran seperti bawang bombay, bawang putih, dan cabai yang baik untuk kesehatan. Kimchi kaya dengan vitamin A, thiamine (B1), riboflavin (B2), kalsium, zat besi, dan bakteri asam laktat yang baik untuk pencernaan. Pada tahun 2000, strain bakteri asam laktat (strain MT-1077T) penghasil bakteriosin yang diisolasi dari kimchi diberi nama Lactobacillus kimchi.

Kimchi disebut sebagai salah satu dari lima "makanan tersehat di dunia" menurut majalah Health Magazine. Kimchi kaya dengan vitamin, membantu pencernaan, dan kemungkinan dapat mencegah kanker. Sayuran yang sudah lama diketahui baik untuk kesehatan, apalagi ditambah kultur bakteri hidup pada kimchi yang lebih banyak dari yogurt. Pemakaian cabai merah dalam jumlah banyak pada kimchi juga sering disebut-sebut baik untuk kesehatan.


2.KIMBAP

Gimbap (biasanya dieja Kimbap) adalah makanan khas korea yang paling populer dan bergizii. Gimbap dapat ditemukan di mana-mana. Nasi matang di ratakan di atas rumput laut kering yang masih berbentuk persegi besari. Kemudian berbagai bahan (termasuk daging ham, sosis, bayam, ketimun, daging kepiting, wortel, dan lobak) yang diiris tipis dan diletakkan di atas nasi. Setelah itu rumput laut persegi tersebut digulung dengan nasi dan bahan di dalamnya, kemudian diiris menjadi irisan keping, dan dibumbui dengan biji wijen. Ide ini berasal dari Jepang pada masa penjajahan, tapi Gimbap korea agak sedikit berbeda dengan Jepang. Gimbap atau Kimbap mirip dengan makisushi Jepang dalam persiapannya tapi dengan bahan yang berbeda.


3. BIBIMBAP

Bibimbap atau Bibimbab adalah makanan Korea berupa semangkuk nasi putih dengan lauk di atasnya berupa sayur-sayuran, daging sapi, telur, dan sambal gochujang. Namanya secara harafiah berarti "nasi campur" dari kata 비빔 (campur) dan 밥 (nasi). Sebelum dimakan, nasi dan lauk diaduk menjadi satu.
Bibimbap yang dihidangkan dalam mangkuk dari batu yang sudah dipanaskan disebut Dolsot Bibimbap (돌솥 비빔밥, "dolsot" berarti "mangkuk batu"). Panas dari mangkuk batu akan mematangkan telur mentah yang diletakkan di atas nasi sebagai lauk. Sebelum nasi dimasukkan, minyak wijen dituangkan di dasar mangkuk batu agar terbentuk lapisan kerak nasi yang harum dan garing di dasar mangkuk.


4. BULGOGI

Bulgogi adalah masakan khas Korea yang berupa daging panggang. Dalam Bahasa Korea berarti : 불 api, dan 고기 daging.  Bulgogi secara harfiah berarti "api daging" dalam bahasa Korea, karena teknik-memasak di atas api terbuka. Istilah ini juga digunakan untuk variasi seperti Dak Bulgogi (dibuat dengan ayam) atau Dweji Bulgogi (dibuat dengan daging babi), meskipun bumbu berbeda.

Bulgogi dibuat dari irisan tipis prime rib, sirloin atau bagian daging yang bagus dari seekor sapi. Daging direndam dengan campuran kecap, gula, minyak wijen, bawang putih dan bahan-bahan lain seperti daun bawang atau jamur, terutama jamur  putih atau jamur shiitake. Kadang-kadang, mie ditambahkan ke piringan, yang bervariasi menurut wilayahnya di Korea dan resep khusus. Sebelum memasak, daging yang diasinkan untuk meningkatkan rasa dan kelembutan.

Sebelum dimakan, daun selada digunakan untuk membungkus bulgogi bersama kimchi, bawang putih, atau penyedap lain sesuai selera. Bulgogi secara tradisional dipanggang. Di korea pada saat barbecue, 1 siung utuh bawang putih, irisan bawang merah, dan paprika hijau cincang sering dipanggang atau dimasak pada waktu yang sama. Kadang-kadang disajikan dengan daun selada atau sayuran lainnya, yang digunakan untuk membungkus sepotong daging dimasak, dan kemudian dimakan secara keseluruhan.


Di Jepang, makanan yang sejenis disebut Yakiniku. Dibandingkan dengan Yakiniku, bumbu daging untuk bulgogi dibuat lebih manis. Air pada bumbu cukup banyak sehingga daging tidak dipanggang di atas plat besi (teppan), melainkan di atas panci datar.

Ada hamburger Bulgogi cepat saji dijual di berbagai restoran cepat saji korea. Hamburger patty adalah Bulgogi direndam dalam saus dan disajikan dengan daun selada, tomat, bawang merah, dan kadang-kadang keju. Rasanya mirip dengan teriyaki burger.


5.GALBI

Galbi atau Galbi-gui adalah masakan Korea berupa daging iga sapi panggang yang dipotong pendek-pendek.[1] Dalam bahasa Korea, galbi berarti iga (short ribs) atau daging yang ada di sekitar tulang iga. Terkadang, makanan ini juga bisa dibuat dengan memakai iga babi. Galbi bisa dibumbui atau dimasak tanpa bumbu. Bila dibumbui, biasanya daging iga direndam di dalam saus yang terbuat dari sari buah pir asia, arak beras, kecap asin, bawang putih, minyak wijen, dan gula. Saus ini bisa dibuat lebih pedas atau lebih jernih sesuai selera.
Ketika dipanggang, daging iga biasanya diiris sepanjang tulangnya. Hal ini supaya saus tadi bisa meresap ke dalam daging dengan lebih cepat, daging bisa matang lebih cepat, dan daging bisa lebih mudah dikonsumsi dengan sumpit setelah matang. Di Korea dan beberapa negara lainnya, daging iga untuk galbi yang sudah diiris telah tersedia di pasar swalayan dan toko daging.
Kalbi biasanya disajikan di rumah makan yang dikenal dengan nama galbijip (rumah galbi). Pengunjung memanggang sendiri daging galbi di atas pemanggang yang ada di masing-masing meja. Daging ini kemudian dibungkus dengan daun selada, daun perilla, atau daun sayur-sayuran lainnya. Sebelum dimakan, daging yang sudah dibungkus daun dicelupkan lebih dulu di dalam ssamjang, yakni saus yang terbuat dari campuran pasta kacang kedelai dan cabai merah.


gimana gimana??? enakk yah??
temen2 udah ada yang pernah nyobain belumm??
slruuppp
jangan lupa di-like dan kasih COMMENT yaaa.
makasihh

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

thanks for your visit and comment